‘Bisikan Jenazah’ dengan brilian manfaatkan “minusnya” sebagai medium untuk menghibur, dan gue dengan ikhlas ngetawain karya Aldi Taher ini dari awal hingga endingnya yang epik. Film Indonesia yang bisa bikin gue ngakak lagi sampai keluar air mata semenjak Azrax.

Bersyukur karena belum pernah liat trailernya, jadi surprise banget pas sebelum film main gue bisa nonton trailernya dulu. Amazing! beli tiket engga cuma dikasih trailer tapi juga dapat bonus full filmnya. Banyak kasih kejutan maha dahsyatlah!

Sebuah horor experimental, dimana kita nantinya banyak menemukan hal baru yang nga pernah dilakuin film alam dunia manapun, dari penceritaan, penampakan hingga teknikal cara ngambil gambar dan gimana nanti filmnya diedit.

Selain eksperimental, filmnya juga dibuat genre campuran, jadi nga cuma dapat horor tapi juga drama rumah tangga ala scenes from a marriage dan komedi dadakan yang seenak udel dimasukan. Pokoknya komplit tumpang tindih, kan yang penting kuota 80 menit terpenuhi.

Horornya gimana? Aldi Taher nga mau ikut arus dan egois, alih-alih bikin banyak jump scare layaknya horor lokal kebanyakan, adegan hantu justru junjung tinggi kualitas daripada kuantitas. Minim nampak tapi sekalinya muncul jungkir balik otak dibuatnya.

Film ini udah bagi banyak eksperiens yang bikin logika terasa melayang layang. Sebuah tontonan horor yang menguji kesabaran lewat berlimpah kekurangan. Hanyalah mereka yang sabar kemudian bisa melihat kekurangan tersebut dan mengubahnya jadi hiburan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s