Kumpulan Film Horor Pendek Ngehe

Abis nonton trailer nyai tumbal arwah yang maha dahsyat menghantam segala penjuru otak (padahal baru cuplikan beberapa menit, apalagi full filmnya, tak terbayang, ngeri), kayaknya butuh yang namanya detoks, semoga film-film pendek horor ngehe ini bisa bantu ngebalikin otak ke posisi semula, mudah-mudahan, amin.

Silahkan klik gambar dibawah ini untuk menelusuri thread film-filmnya, selamat nonton, semoga terhibur. Film akan diupdate sesukanya.

Aku Tahu Kapan Kamu Mati, Horor Komedi Kualitas Ngeri


Hadrah Daeng Ratu kayaknya sedang betah-betahnya bikin film horor ya, sebelum Aku Tahu Kapan Kamu Mati, klo engga salah (tolong dikoreksi) ada tiga proyek setan-setanan yang Ratu sutradarai, salah-satunya Jaga Pocong, film keduanya Ratu yang sempat (kepengen) gue tonton, setelah Super Didi yang dibintangi Vino G Bastian di 2016 silam. Gue engga tahu kualitas dua horor yang lain, tapi ATKKM jelas “ngeri”.

Padahal ATKKM punya secercah harapan bakal menawarkan horor komedi yang berpotensi (setidaknya) menghibur, sayangnya rasa terhibur itu kian sirna dan hanya bertahan sekitar 10 menit saja, jadi 80 menit sisanya sudah terbayang muka gue ekspresinya kayak apaan jeleknya. Bangku C9 tempat gue duduk pun seketika suram, ketika penonton lainnya tertawa, gue hanya bisa celingak-celinguk, memandang iri.

Gue ingin ikut tertawa tapi nga bisa. Gue juga ingin ikut teriak ketakutan tapi kagak bisa. Kesian kan. Oke! ATKKM mungkin bukan dibuat untuk gue yang nga ngerti jokes-nya Ria Ricis, tetapi caranya nakutin-nakutin sambil ngelucu emang rada ngawur, apalagi ditambah plot “rebutan cowok” dan segala drama yang nga penting. Mening durasinya dipakai untuk mengikat lebih erat chemistry sahabatan Siena dkk.

Gue sudah nga peduli klo komedinya nga berhasil bikin gue ketawa, tapi gemes untuk nga ngomongin horornya yang lagi-lagi daur-ulang templet jumpscare berisik nga berguna. Trik naruh setan beribu kali tapi nga ada efeknya sama sekali. Alih-alih tutup muka, lebih banyak usap dada sambil istigfar, menahan murka. Bikin film iya capek, tetapi ATKKM nga kasih gue kesempatan untuk mengapresiasi rasa capek itu.

Sebelum Iblis Menjemput Ayat Dua, Lebih Bangsat dan Semakin Sesat


Ketika kebanyakan film horor lokal betah berada di zona nyaman, bermain hantu-hantuan cewek berambut panjang, jumpscare itu-itu aja dan juga penampakan kampungan, sinema perjurigan +62 emang butuh sutradara yang agak gila, bukan sekedar gila doang sih, tapi juga ngertilah dia mau bikin film kayak gimana, punya visi yang sama gilanya. Terima kasih kegelapan dan seisinya, kita masih diberikan sosok penyelamat, Timo Tjahjanto, yang setia ngasih kita tontonan horor yang menyesatkan.

Ayat kedua nantinya tak hanya melebih-lebihkan kesesatan yang sudah dikhotbahkan dari film pertama, tetapi juga menambahkan dosis kesenangan yang berlipat ganda di setiap babaknya. Apalagi sekuel ini punya lebih banyak karakter, yang artinya bakal lebih banyak adegan kematian tragis bersimbah darah yang siap bikin air liur menetes kayak anjing. Iblis-iblis laknat pun akan bahagia, karena mereka punya lebih banyak korban untuk dirasuki, ditaburi bedak rodeka kadaluarsa dan disirami oli bekas.

Klo engga inget lagi di bioskop, gue mungkin akan kayak Luthesa, lari-larian kesana kemari sambil headbanging dan berakhir gegulingan di lantai. Iya anjing! gue emang sesenang itu pas nonton, sensasi kesenangan berlebihan kayak gini hanya bisa gue rasain klo sedang berkunjung ke bulungan, saat ada di tengah moshpit dengan harum ketek basah semerbak. Bedanya, kali ini gue bukan dibuat seneng ama band-band metal, tapi oleh tingkah gemas iblis-iblis taik anjing haram jadah.

Ayat kedua adalah tontonan yang menyenangkan, kebrutalannya jelas mengasyikkan, tapi gue paling menyukai cara Timo munculin penampakan-penampakannya, tak terduga-duga dengan wujud yang engga wajar dan gerakan-gerakan liar. Bodo amat nantinya bakalan ada ayat ketiga, keempat ataupun kelima sekalipun, film seperti ini sangat dibutuhkan kok oleh sinema horor Indonesia, biar beragam, biar penonton punya pilihan, mau horor yang bikin bego atau yang bikin lo sesat. Panjang umur kegelapan.