Menyukai trik menakut-nakuti di ‘Last Shift’, dari hanya bebunyian-berisik-bikin-gila sampai penampakan dengan efek make up yang nyeremin. ‘Last Shift’ tidak hanya menawarkan momen-momen mengagetkan yang ngehe, caranya ngebangun atmosfir pun efektif menghadirkan suasana creepy, bikin merinding dari awal. Elemen sekte sesat biadab dan pemuja setan bangsat yang dibawa ‘Last Shift’ tak hanya tempelan belaka tapi justru makin membuat filmnya tambah menarik. Love it! All hail king of hell!

‘Creep’ sebetulnya punya ide mengerikan ketika kita di-stalking sama orang saiko. Sayangnya amat lemah di esekusinya dan cenderung melelahkan. Well, dari sisi per-found footage-an pun ’Creep’ tak tawarkan sesuatu yg bisa dibilang baru, walau harus diakui ada satu-dua momen ngehenya.

Butuh ekstra sabar mengikuti alur merangkak ‘The Canal’, tapi setimpal begitu film melepas horornya yang disturbing dan ngehe! lambat tapi tak membosankan, sambil membangun horornya pelan-pelan, mencekam dan disturbing. Ada beberapa momen ngehe dimana lo dipaksa untuk mikir yang seram-seram duluan, sesuatu yang jarang dilakukan oleh film horor kekinian. Tujuan ‘The Canal’ membuat penonton ikutan stress seperti karakter utamanya jelas berhasil, ilusi dan nyata jadi membaur tak ada bedanya. Penampakan demi penampakan pun efektif ciptakan rasa ngeri dan tak nyaman, apalagi rasa cekam ‘The Canal’ sudah mantap terbangun lebih dulu.

Selalu suka sama film horor yang lebih mengandalkan practical effect ketimbang CGI, salah-satu film itu adalah “Stung”. Terlepas dari karakter-karakternya yg datar. “Stung” terbilang seru, apalagi ketika liat tawon-tawon raksasa asyik benyek-benyekin kepala orang.

‘Demonic’ punya beberapa momen jump scare yg cukup asyik, sayangnya jadi sia-sia berkat penyampaian ceritanya yg terlalu (sok) dibuat rumit. Alih-alih seram atau dibuat tertarik, ‘Demonic’ justru terasa makin membosankan hingga paruh kedua. Serunya datang terlambat di paruh akhir.