Sri Asih (2022)

Bukan perkara yang mudah untuk mengajak penonton Indonesia datang ke bioskop buat nonton film superhero lokal, apalagi setelah layar sinema kita selama bertahun-tahun ini jadi medan pertempuran antar dua semesta jagoan terbesar, Marvel melawan DC. Butuh usaha yang lebih hardcore untuk ngeyakinin orang +62 bahwa film adiwira buatan negeri sendiri juga mampu bersaing dengan ‘Thor’ dan pahlawan-pahlawan super lainnya yang diimpor dari Hollywood. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, niat “mulia” doang menurut gue tidaklah cukup, kekuatan konsep cerita, kemantapan esekusi serta kesiapan sumber dana adalah penyokong utama yang engga boleh dihiraukan bagi siapapun yang punya keinginan menghidupkan tokoh-tokoh sakti dari komik nusantara. Bujetnya ada, namun tak didukung penceritaan yang matang dan diperparah oleh implementasi adegan yang payah, hasilnya bisa terlihat di ‘Satria Dewa: Gatot Kaca’ yang gagal manfaatkan potensi besarnya untuk suguhkan film jagoan super made in Indonesia yang bisa kita kagumi.

(more…)

Sebelum Iblis Menjemput (2018)

Demi raja iblis dan keturunannya yang terlaknat hingga kiamat, demi setan dan anjing-anjingnya yang keparat, percayalah! wahai para pengagum darah, bahwa ‘Sebelum Iblis Menjemput’ adalah sebuah tuntunan menuju kenikmatan dan kebahagiaan.

Timo berikan sesembahan yang mengenyangkan perut-perut mereka yang lapar akan gambar-gambar brutal tak bermoral.

Babak demi babak yang membebaskan jiwa untuk bersenang-senang, menari bersama iblis-iblis kandarian yang ikut tertawa riang, sambil menyerukan puji-pujian kotor yang diulang-ulang.

Demi nanah dan muntahan hitam yang keluar muncrat dari mulut Lesmana, percayalah! ‘Sebelum Iblis Menjemput’ akan datangkan rasa gembira-suka-cita, menyaksikkan Pevita dan Chelsea berlumur lumpur, bersimbah darah, dan tampil segila-gilanya, bak hilang kewarasannya.

Pemuja ketakutan akan melompat kegirangan layaknya orang yang kesurupan, mereka yang mencari kengerian bakal bergidik sambil menghardik.

Terkutuklah! Demi Dia yang berwujud kambing bertanduk runcing, empat kepala tengkorak penuh belatung dan cacing bergelantung kupersembahkan. Aku hambamu.